Melihatnya saja sudah membuatku lapar.
(Mereka menyiapkan truk makanan untuk Bumsoo.)
Apa yang harus kuberikan untukmu?
Kau hanya akan memakan coklatnya?
(Daeul mencelupkan jarinya di saus coklat.)
Daeul, kemarilah.
(Dia mencelupkan ajrinya lagi.)
(Dia memberikan coklatnya kepada Rain.)
Enak.
(Dia menggendongnya.)
Daeul, kenapa perutmu besar sekali?
Bilang. Kenapa perutmu besar sekali?
Aku mau lagi./ Itu ayahmu.
Ayah dan ibumu kemari.
Ayah, Ibu./ Soeul, Daeul.
Halo. halo./ Astaga.
Min Hyorin dan Lee Sieon juga ada di sini.
Aku ingin pulang bersama Paman Rain.
Kau mau pulang dengannya?/ Kau mau pulang denganku?
(Dia menempel pada Rain.)
Siapa dia?
Dia Paman Sieon.
Dia melepas tangannya.
(Dia melepas tangannya dari Sieon.)
(Hanya Paman Rain yang boleh memegangku.)
Kau sangat menyukai dia?/ Bagaimana denganku?
Itu siapa?/ Aku Bibi Hyorin.
Kenapa?/ Dia hanya menyukai Rain.
Kenapa? Aku Bibi Hyorin.
Kau mau pulang dengan Bibi Hyorin atau aku?
Paman.
Aku hari ini dapat beberapa poin brownie.
(Dia melihat Rain dengan penuh rasa sayang.)
(Mencium)
Cium dia di pipinya./ Ini.
Ya.
(Dia mencium pipi Rain.)
(Mereka baru tiba langsung patah hati.)
Padahal aku suka kamu./ Soeul, katanya
kau ingin bertemu Bibi Hyorin.
Sungguh?/ Bagaimana setelah melihat langsung?
Dia cantik./ Cantik?
Kau harus mengatakannya sambil menatap matanya.
Apa kau malu?/ Dia malu.
Omong-omong, kau menyiapkan begitu banyak makanan.
Apa istrimu yang menyiapkan semuanya?
Tulisannya, "Untuk Ayah kami yang rajin bekerja keras".
Aku juga membantu./ Dia harus mencari uang.
Dia benar. Soeul dan Daeul juga membantu./ Begitu.
Aku ingin mengambil makan dengan Bibi Hyorin.
Kemarilah./ Ya, ayo pergi dengan Bibi.
Dia ingin makanan.
Ayo kita makan./ Ayo kita ambil makanan.
Aku ingin pergi bersamamu. Gendong aku./ Kemari.
Ya.
(Senang)
Halo./ Halo.
Aku lebih suka anak laki-laki.
Aku lebih suka anak perempuan./ Aku juga.
Lebih senang lagi kalau punya sepasang.
Benar./ Itu benar.
Anak sulung perempuan dan adik laki-laki./ Benar.
Dengan jarak yang lumayan./ Aku ingin anak seperti Soeul.
Hari ini kalian tampir serasi.
Benar sekali. Kebetulan sekali.
Dia pintar tampil di TV./ Ini tak disengaja.
Soeul dan Hyorin pasangan sempurna.
Daeul, kau mau nasi sebanyak apa?
Segini?
Paman Rain menjaga Daeul.
Bagaimana dengan Paman Sieon?
Kau mau ini?
Tidak./ Kau tak mau ini?
Anak-anak tak menyukaiku.
Paman Sieon menyukaimu./ Daeul, kau mau ini?
Kenapa? Paman Sieon sangat baik.
(Menolak)
Sieon, ada apa?
Aku akan makan terpisah.
Daeul, makan daging.
Kau mau?/ Aku mau.
Ini buatanku.
Ini juga buatanku./ Apa ini?
Kau yang membuatnya?
Ya, aku yang membuatnya.
Kudengar, kau akan mengirim mereka ke Hawai
kalau filmmu ditonton oleh lebih dari 5 juta orang.
Karena itu aku menyiapkan dari sekarang
sudut bertema Hawai di sebelah sana.
Selamat menikmati.
Berkat Yoonjin, semua menikmati makan siang.
(Semua orang menyukai makanan Hawai.)
(Mereka makan bersama seperti ayah dan anak.)
Kau mau ini?
(Lezat)
(Hyorin dan Soeul juga makan bersama)
(Sudah takdirnya aku hidup sendiri.)
Ibu, apa ini?
Ini sayuran hijau./ Itu daun bawang.
Daun bawang? Kalau yang ini...
Apa bahasa Inggris nya daun bawang?/ Apa ini?
Daeul, apa bahasa inggrisnya daun bawang?
Buchu.
(Dia melafalkannya dengan aksen inggris.)
Dia tersenyum.
Apa itu lucu? Lucu, ya?
Buchu?
Daeul, apa yang kau suka dari Paman Rain?
Pipinya?/ Pipinya?
Pipinya? Apa lagi?
Hidungnya./ Apa?
Hidungnya? Apa lagi?
Matanya./ Matanya?
Hidungku juga bagus.
(Dia bilang, dia punya hidung yang bagus.)
Hidungnya bagus./ Kau membuatku sakit hati.
Aku wanita, tapi dia tak menyukaiku.
Apa yang kau suka dari Bibi Hyorin?
Apa yang kau suka dariku?
Dia tak tertarik./ Dia tak peduli.
Anak-anak sangat polos.
Mereka suka kalau kau banyak memeluk dan memegangnya.
Ini untuk Paman Rain dan Bibi Taehee.
Ibu, itu rahasia.
Ini untuk Bibi Hyorin./ Sungguh?
Terima kasih.
(Terkejut)
(Dia mendapat sepatu balet.)
Apa itu sepatu balet?
Sungguh? Cantik sekali. Terima kasih.
Boleh kubuka sekarang?
(Aku akan memberikan kado Paman Rain.)
Paman Rain, bukalah.
Buka ini./ Tidak, tunggu.
Itu bukan untuk Paman Rain.
Itu untuk Paman Sieon.
Aku juga dapat?/ Itu untuk Paman Sieon.
(Tertawa)
Apa ini?/ Bagaimana mereka bisa tahu kesukaanku?
Kau tahu dari mana?
Soeul menonton acara "I Live Alone".
Sungguh?
(Dia terharu dnegan kado menyentuhnya.)
Ini lucu sekali./ Terima kasih banyak.
Terima kasih./ Ini untukmu. Yang ini untuk Bibi Taehee.
Benarkah?/ Bukalah.
Cepat dibuka!/ Ya.
Dia mirip sekali dengan ayahnya, kan?/ Ya.
Lihatlah.
Apa ini?
Apa itu?
Lucu sekali./ Ini pasti aku.
Apa anakku akan seperti ini?/ Mereka pasti
sudah menyuntingnya./ Kurasa begitu.
Ini untuk calon putrimu nanti./ Seorang anak perempuan.
(Seperti apa rupa putrinya nanti?
Kalau wajahnya benar seperti ini, aku akan sangat senang.
(Paman Rain, semoga anakmu mirip dengan istrimu.)
Satu, dua.
Mereka mengambil foto kenangan bersama.
(Keluarga Bumsoo di sini. Semoga filmnya sukses.)
Hari ini adalah hari terakhir keluarga kami ada
di acara The Return of Superman.
Apa kenangan yang paling berkesan?
Pada Februari 2016,
dua anak seperti musim semi datang ke kehidupan kita.
Soeul, anak sulung, yang dibesarkan dengan penuh cinta.
(Seoul yang cantik dan tulus)
Setelah Daeul terlahir ke dunia ini,
mereka jadi kakak adik yang dekat.
Bumsoo anak tunggal.
Dia selalu membayangkan betapa bahagianya jika memiliki
saudara yang bisa jadi sahabat.
Jadi, dia sangat ingin memiliki banyak anak,
dan dia akan melakukan yang terbaik untuk membesarkannya.
Tapi sebenarnya dia agak kikuk.
Dia tak punya banyak waktu bersama anak-anak.
Tapi melalui acara ini, The Return of Superman,
dia banyak berubah.
(Dia mampu menjadi ayah yang lebih baik.)
(Terbang)
(Dia pernah berpakaian sebagai guru yang jahil.)
Bahkan saat dia berpura-pura menjadi guru yang jahil,
dia juga harus berakting di hadapan banyak anak-anak.
(Jahil)
Sebagai aktor yang berpengalaman,
kupikir sulit untuk dia melakukannya.
Tapi sebagai ayah, dia mungkin bisa melakukannya.
(Februari 2016, wawancara pertama Soeul dan Daeul)
(Daeul langsung memperkenalkan Daeul pada kita.,)
(dia merengek lucu pada kakaknya.)
(Dia tersenyum setelah melihat orang-orang tertawa.)
Halo, aku Daeul.
Dia kakakku, Soeul.
(Berceloteh)
Kau bilang apa?
Daeul dulu banyak berceloteh.
Sudah kubilang, jangan.
(Sekarang, dia mengucapkan setiap patah kata.)
Dia menjadi pria kecil yang berbicara dengan indah.
Kau cantik.
Dengan wajah yang tampan, dia juga jadi menggemaskan.
(Apa nanti aku akan jadi idola?)
(Soeul adalah anak sulung.)
Kemanapun dia pergi, Soeul selalu melakukan yang terbaik.
(Dia bicara bahasa Inggris dengan baik.)
Dia tumbuh menjadi kakak yang bertanggung jawab.
(Dia merawat Daeul dan memeluknya saat kedinginan.)
Perhatikan langkahmu. Hati-hati.
Hati-hati.
Apa menyenangkan? Apa kau suka?
(Kadang, dia seperti komedian.)
Pegang tanganku.
(Kadang, dia seperti guru.)
Tidak sakit, kan?
(Soeul adalah kakak terbaik.)
(Dia sudah besar dan bahkan menyanyikan)
(lagu kebangsaan di stadion bola bisbol.)
Hai, Soeul dan Daeul.
Saat kita mulai syuting The Return of Superman pertama kali
Aku sangat cemas kalau
kalian akan merasa tak nyaman.
Tapi terima kasih, kalian
menurut pada ucapan ayah dan selalu riang,
polos dan berani melewai semua perjalanan.
Aku sangat berterima kasih karenanya.
Aku mencintaimu, Soeul dan Daeul.
(Ayah mencintaimu, Soeul dan Daeul.)
Kau boleh pergi dan.../ Ayah, gigiku barusan copot lagi.
Lagi?
Gigi mana yang copot?
(Dia anak 7 tahun yang giginya baru copot lagi.)
Tidak sakit?
Halo, pemirsa. Kami tak akan melupakan
kenangan yang kami buat bersama.
Kami akan melanjutkan hidup kami dengan riang.
Terima kasih.
Soeul dan Daeul. Satu, dua, tiga.
Terima kasih./ Terima kasih.
(Terima kasih atas cinta kalian pada keluarga kami.)
48 jam Soeul dan Daeul bersama ayahnya telah berakhir.
Tapi itu juga permulaan baru untuk
si aktor, Lee Bumsoo.
(Selamat telah lulus dari The Returning of Superman.)
Ya, coba kulihat./ Kemarilah.
(Mereka berkumpul untuk foto terakhir.)
Hei./ Daeul, kemarilah.
(Dia tetap seorang yang berjiwa bebas.)
Lihat dia./ Ya, Tuhan.
(Bumsoo berhasil membawa dia kembali.)
(Menangis)
Soeul dan Daeul, semoga kalian tumbuh dengan sehat.
Kami mencintaimu.
(Kami mendoakan yang terbaik untuk kalian. Kami mencintamu.)
Minggu depan, The Return of Superman episode 183,